โ† Kembali ke semua lowongan
INTERNSHIP

Operator dan Fabrikasi Pabrik Kelapa Sawit

PT. Buana Karya Bhakti
๐Ÿ“ Indonesia ๐Ÿ“… Diposting 6 November 2026

Deskripsi

Posisi Operator Proses di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) bertanggung jawab secara penuh untuk mengoperasikan, memantau, dan mengendalikan mesin atau peralatan di stasiun kerja spesifik, seperti Loading Ramp, Sterilizer, Thresher, Press, hingga Boiler. Dalam tugas kesehariannya, seorang operator dituntut untuk memastikan proses ekstraksi Tandan Buah Segar (TBS) menjadi Crude Palm Oil (CPO) dan Palm Kernel (PK) berjalan efisien sesuai Standard Operating Procedure (SOP) demi mencapai target rendemen produksi. Selain menghidupkan dan mematikan mesin, mereka harus rutin memantau parameter operasional seperti suhu, tekanan, dan beban ampere motor guna mencegah kehilangan minyak (oil loss) di luar batas toleransi. Operator juga diwajibkan mencatat parameter operasional harian secara akurat ke dalam logsheet, melaporkan segala anomali kepada Mandor atau Asisten Proses, menjalankan perawatan otonom seperti kebersihan area kerja (5R/5S) dan pelumasan mesin (greasing), serta secara disiplin mematuhi prosedur keselamatan kerja (K3) dengan selalu menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) di area pabrik. Teknisi Fabrikasi (Fabrication / Workshop Technician) Sementara itu, Teknisi Fabrikasi yang berada di bawah naungan departemen pemeliharaan (Maintenance/Workshop) memiliki peran krusial dalam perbaikan struktural dan pembuatan komponen logam guna meminimalkan waktu henti (downtime) mesin pabrik. Tugas utama teknisi ini mencakup pekerjaan pengelasan (welding), pemotongan pelat baja, pembengkokan, modifikasi, hingga perakitan struktur mekanikal seperti conveyor, elevator, chute, pipa, dan tangki pabrik berdasarkan gambar teknik atau instruksi kerja dari Asisten Maintenance. Mereka juga bertanggung jawab untuk melakukan tindakan perbaikan cepat (corrective maintenance) pada perlengkapan yang aus, bocor, atau patah, serta membantu tim mekanik mempersiapkan komponen cadangan (spare parts) sebelum jadwal perbaikan rutin. Dalam pelaksanaan tugasnya, seorang teknisi fabrikasi harus mampu menghitung dan mengestimasi kebutuhan material kerja, merawat mesin las serta perlengkapan potongnya, dan sangat ketat mematuhi prosedur Izin Kerja Panas (Hot Work Permit) untuk memastikan area kerja terhindar dari risiko kebakaran.
Lowongan terverifikasi oleh Chari.id ยท Sumber resmi PT. Buana Karya Bhakti
โ† Lihat semua lowongan Pendidikan, Bahasa & EdTech